Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Untuk Masa Depan

Asuransi kesehatan merupakan pilihan investasi yang tepat disaat tubuh masih sehat. Sebab, tidak yang tahu, kapan kita akan jatuh sakit dan mengalami risiko lainnya terkait kesehatan. Sehingga, memilih asuransi kesehatan harus yang sesuai agar manfaatnya bisa didapatkan dengan maksimal.

Nah, biasanya, kemudahan klaim dan nilai investasi asuransi kesehatan akan menjadi pertimbangan. Namun ketahui ada banyak hal yang bisa kamu pilih sebelum membeli produk asuransi kesehatan. Sebab, tak banyak yang mengetahui, bahwa kecurangan dalam asuransi umumnya dilakukan oleh para oknum agen dengan rekayasa klaim asuransi, maupun membuat beberapa pihak yang terkait asuransi kesehatan mendapatkan keuntungan. Duh, jangan sampai ya kita dimanfaatkan oknum seperti ini!

Agar bisa mendapatkan asuransi kesehatan yang sesuai, berikut ini merupakan tips memilih asuransi kesehatan yang baik:

Pahami Polis Asuransi Kesehatan

Seperti halnya layanan jasa keuangan lainnya, selain manfaat, produk asuransi juga pasti memiliki risiko. Jadi, sebaiknya kamu harus memahami apa saja risiko yang mungkin dihadapi tersebut seperti klaim ditolak hingga risiko lain seperti dikenakan denda atau investasi rugi pada unit link.

Nasabah biasanya akan diberikan waktu untuk mempelajari polis asuransi kesehatan sekitar 14 hari. Gunakan waktu ini sebaik-baiknya untuk mengerti dan memahami apa saja manfaat dan risiko yang bakal kamu dapatkan jika membeli produk asuransi tersebut.

Cek Manfaat Asuransi

Pahami dengan detail manfaat asuransi kesehatan yang bakal kamu dapatkan. Sebaiknya kamu juga memastikan manfaat asuransi yang tercantum dalam polis asuransi telah sesuai dengan keinginanmu.  Selain itu, sejak awal kamu juga bisa memilih jenis asuransi yang cashless atau reimbursement.

Kamu perlu tahu nih, ada beberapa ketentuan dari pemberian manfaat asuransi manfaat rawat inap, manfaat rawat jalan, atau manfaat lain yang sesuai kamu cari. Nah, cek dengan teliti ya masa pertanggungan berlaku hingga kapan.

Dokumen Asuransi

Pastikan kamu tahu, apa saja dokumen yang harus disiapkan saat akan mendapatkan manfaat. Beberapa dokumen yang perlu disiapkan seperti formulir permohonan klaim, KTP asli pemegang polis, bukti pemeriksaan kesehatan dan lainnya.

Biasanya, tiap perusahaan asuransi akan memberikan syarat yang cukup berbeda. Tapi rata-rata menyesuaikan dari jenis asuransi kesehatan yang dipilih oleh pemegang polis. Jadi, pastikan kamu benar-benar paham dokumen apa yang sekiranya dibutuhkan untuk melakukan klaim sewaktu-waktu.

Lihat Pengecualian

Pada  polis asuransi kesehatan, biasanya tercantum apa saja yang bakalan menjadi pengecualian-pengecualian yang bikin manfaat asuransi kesehatan tidak bisa kamu terima. Hal ini seperti  Penyakit termasuk kategori Pre-Existing Condition atau yang sudah ada sebelumnya.

Selain itu, asuransi kesehatan juga tidak akan bisa mengcover tindak kejahatan, konsumsi obat bius, narkotika, psikotropika, dan minuman keras. Kamu juga tidak bakal mendapatkan manfaat perlindungan kalau  terlibat langsung ataupun tidak langsung dalam pemogokan, perkelahian, pemberontakan, revolusi, perang saudara, huru-hara, kerusuhan, pengambilalihan kekuasaan dengan kekerasan, hingga ikut dalam aksi militer.

Pengecualian ini biasanya juga berlaku jika kamu ikut perlombaan atau olahraga ekstrem seperti beladiri, terjun payung, menyelam, mendaki gunung, kegiatan alam lainnya, balapan kendaraan bermotor, berkuda, berburu, perahu, pesawat udara, hingga olahraga berbahaya lainnya dan kecelakaan yang terjadi sebelum tanggal berlakunya polis.

Cek Biaya Premi

Pastikan kamu mengetahui biaya premi asuransi kesehatan yang akan dibayarkan dengan detail, untuk apa saja biaya itu dibayarkan. Jadi, jika kamu membeli produk asuransi utama dan rider, kamu akan mendapatkan beberapa rincian pembayaran. Nah, ketahui di  awal harga premi asuransi.

Tanyakan terkait kemungkinan kenaikan harga premi asuransi kesehatan di kemudian hari. Pastikan kamu sudah mengetahuinya sejak awal. Pastikan semua data produk asuransi yang akan kamu beli transparan dan kamu mengetahuinya dengan jelas. Ini sangat penting karena dengan mengetahui biaya premi sejak awal, kamu bisa melakukan perhitungan bulanan.

Pastikan biaya premi kurang dari 30 persen penghasilan kamu per bulan agar tidak memberatkan ya.

Cek Biaya Lainnya

Nah, selain biaya premi kamu juga harus tahu besaran biaya lainnya. Sebab, perusahaan asuransi umumnya membebankan sejumlah biaya dalam asuransi kesehataan yang kamu ambil.

Misalnya, seperti Biaya administrasi, Biaya umum, Biaya duplikat polis, Biaya polis, Biaya pengelolaan, Biaya pembatalan, Biaya penerbitan polis. Kamu harus tahu hal itu dan pahami dengan baik. Supaya tidak kaget jika harus membayar biaya lainnya, selain biaya premi, saat baru saja membeli produk asuransi.

Cek Riwayat Kesehatan

Jangan tunggu ada sakit baru mendaftar asuransi kesehatan. Sebelum kamu jatuh sakit, justru kamu harus segera punya asuransi kesehatan. Inilah pentingnya cek riwayat kesehatan. Sehingga, ketika ada penyakit bawaan, sudah diketahui sejak awal dan klaim pun bisa berjalan dengan lancar.

Sebab ada perusahaan asuransi yang tidak akan memberikan manfaat perlindungan jika belum melakukan skrining kesehatan. Apalagi ternyata setelah mendaftar asuransi kesehatan, ada jenis penyakit yang tidak mendapatkan cover perlindungan.Sehingga, mengetahui sejak awal kondisi kesehatan sebelum beli produk asuransi kesehatan, adalah hal yang sangat penting.

Nah, demikian adalah beberapa tips untuk mendapatkan asuransi kesehatan yang baik. Buat kamu yang belum juga menemukan asuransi kesehatan yang sesuai, segera pilih asuransi kesehatan yang pas dan cocok buat kamu di Cekaja.com.

Kamu bisa membandingkan berbagai pilihan asuransi kesehatan dari bermacam-macam perusahaan asuransi, dari manfaat hingga harga premi yang terjangkau. Pilih dan ajukan segera di https://www.cekaja.com/asuransi-kesehatan .